Sistem Kendali : Part 1 – Introduction

Sebagai seorang sarjana teknik elektro yang mengambil spesialisasi kendali (atau kontrol), saya merasa punya tanggung jawab dan beban moril untuk mengerti (setidaknya) apa itu sistem kendali, dan bagaimana kita merancang suatu sistem kendali. Nah, disini saya akan mencoba berbagi, gambaran umum apa yang saya pahami tentang sekelumit jurus pengendali (ciattt!!!). :p

Sebelum itu,
Kenapa saya bisa terjerembab ke subjurusan ini?

Sebenarnya saya juga tidak tahu..haha
Yang saya ingat, dulu, saat masa2 saya mempersiapkan diri untuk spmb masuk perguruan tinggi, saya lagi suka sukanya sama serial Avatar:The Last Airbender. Dan saya sangat sangat ingin sekali menjadi waterbender (pengendali air).
Hmm.. Mungkin ini memang sudah garis takdir saya, keinginan saya ternyata terkabul sebagian, meskipun tidak menjadi pengendali air seutuhnya, setidaknya saya menjadi sarjana kendali..haha

Back to the topic, nah, apa sebenarnya objektif dari suatu pengendalian?
Jawabannya, tentu saja untuk mengendalikan (haha..absurd!!)
Jadi, kalau kita punya sesuatu, dan kita ingin sesuatu itu mencapai suatu keadaan tertentu, maka kita membutuhkan sesuatu untuk membuatnya mencapai suatu keadaan itu. Sesuatu (yang bold) itulah si pengendali ini. Yuuhuu, engineering sekali kan kesannya..mungkin ini juga alasan saya memilih subjurusan ini (baru kepikiran sekarang..haha)

Marilah kita menyebut sesuatu yang pertama itu dengan sistem. Maka, awalnya, kita punya sistem yang berada di keadaan tertentu (initial state). Dan kita menginginkan agar sistem ini mencapai suatu keadaan yang diharapkan (desired state). Untuk mewujudkan itu, kita merancang suatu pengendali.

Nah yang kepikiran juga sama saya adalah kehidupan kita itu tuh sebenarnya juga model model kayak gitu. Ibaratnya kita itu adalah sistem. Setiap waktu, kita berada di suatu keadaan tertentu, dan ada suatu keadaan yang (sebenarnya) merupakan objektif kita.
Maka, kita ternyata juga butuh pengendali !!!! (yaiiiyyaaalahh).
Sering denger istilah istilah kayak kontrol diri, manajemen qalbu, kendali emosi, dll kan? Itu tuh juga kan sebenarnya pengendali2 yang kita rancang untuk mencapai “desired state”. Ada yang berhasil, tapi ga sedikit juga yang gagal. Kenapa hayo? Makanya masuk subjur kendali..hehe :p.
Ternyata, merancang pengendali itu memang tidak semudah membalikan telapak tangan. Buanyak banget yang perlu diperhatikan. Kuliahnya aja sampe 4 tahun (apasih).

Nah, apa saja yang perlu diperhatikan dalam merancang pengendali?
Ternyata yang pertama dan utama sekali itu adalah kestabilan (stability). Apa itu?
Nantikan postingan selanjutnya (kayak ada yang menanti aja..haha).

3 thoughts on “Sistem Kendali : Part 1 – Introduction

  1. Kyaaa, ahlinya datang. ampun ndoro..๐Ÿ˜•

    The view count of this page still not reach the quota yet, so the course need to be postponed, we will contact you when the course start again.
    (alesan, padahal males ngelanjutin aja sebenarnya…haha)

    Atau maneh mau melanjutkan kuliahnya?
    kan dirimu masih royal blood kendali, sedangkan awak sudah berkhianat dari kendali…haha๐Ÿ˜†

  2. Pingback: Sistem Kendali : Part 2 โ€“ Stability | an afterthought

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s