Membakar Kapal

Waktu masa orientasi fakultas atau jurusan dulu, ada satu cerita dari mentor/pemateri yag masih saya ingat sampai sekarang. Sebenarnya tidak begitu ingat juga sih, cuma intinya saja.

Jadi, ceritanya dulu itu ada pasukan “lupa” yang diberangkatkan untuk berperang ke “lupa”, dipimpin oleh seorang panglima bernama “lupa”. Nah, pasukan ini jumlahnya sangat sedikit dibandingkan musuhnya. Lalu kebijakan yang diambil panglimanya adalah, membakar semua kapal mereka ketika sampai di pulau tujuan, ya, MEMBAKAR KAPAL. Ini dilakukan untuk memotivasi pasukannya, agar mereka udah ga bisa mundur lagi. Jadi pilihannya tinggal satu, berjuang mati-matian, sampai menang atau kalah dengan terhormat.
Kekinian yang bisa dicontoh adalah, kalau kita punya mimpi, walaupun terlihat sangat berat dan ga mungkin, kita harus berani ngebakar kapal, ga ada istilahnya mundur lagi. Salah satu cara “membakar kapal” kata pematerinya adalah dengan menuliskan mimpi kita, di kamar misalnya, yang mudah terlihat oleh kita maupun orang lain. Uedan!๐Ÿ˜ฎ

Sejak mendengar cerita itu, sampai sekarang, tanggapan saya adalah : “eww, lebay..-__-“.
Sepertinya itu bukanlah sesuatu yang akan saya lakukan. Dan saya juga belum tau akhir cerita pasukannya, emang menang beneran atau gimana. Jadi, masih belum ada garansi keberhasilannya.๐Ÿ˜

Tapi, berhubung sekarang saya sedang butuh boost up motivation, baiklah, akan saya coba membakar salah satu kapal saya, DISINI.
Let’s see if this will work.

…memandang kapal, menyalakan api…

Saya akan wisuda S2 bulan Juli 2013 ini!!!

Aamiinn…

———————

Saya sering merasa hal ini tidak mungkin sebenarnya. Kerjaan saya masih banyak, dokumentasinya juga belum mulai, padahal waktunya tinggal sedikit lagi.๐Ÿ˜ฅ

Hari sabtu kemarin saya lari ke sabuga.
Karena sudah lama tidak lari, akhirnya saat putaran ketiga, kepala saya sudah mulai berkunang-kunang, udah ngos-ngosan, super capek, pokoknya sudah sangat ingin menyerah.
Tapi saya ingat target saya, minimal 6 putaran nonstop (masa’ kalah sama waktu TPB).
Dan saya tetap berlari.
Dan ternyata, saya sanggup. Saya bisa menyelesaikan 6 putaran nonstop, +1 putaran tak sempurna.
Dan saya berfikir, seandainya saya menyerah tadi di putaran ketiga, mungkin saya tidak akan selega ini, mungkin saya akan menyesal, dan mungkin saya tak akan pernah tahu kemampuan saya yang sebenarnya.

Baiklah, no matter how impossible it is. I wont give up!
I will always keep running..๐Ÿ˜ˆ

*genting tesis level : AWAS (http://id.wikipedia.org/wiki/Gunung_berapi)

4 thoughts on “Membakar Kapal

  1. ad, kayanya itu nama pemimpinnya tariq bin Ziyad, yang memerintahkan pasukannya utk membakar kapal.. dia pemimpin kaum muslim lho. emang keren. >.<

    • oiya lla?
      memori parsial ga bisa diandalkan emang, tapi setidaknya masih inget inti ceritanya lah ya..haha
      eh, terus akhirnya strategi ini berhasil ngebikin pasukannya menang ngga?๐Ÿ˜ฏ

      • Menang kok ad.. itulah awal kisah Islam menaklukkan Andalusia (Spanyol). ya karena kapal dibakar itu. prinsipnya menang, atau mati syahid.๐Ÿ™‚

  2. Pingback: Membakar kapal dan memanggil buaya (?) | an afterthought

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s