Dilema Pulau Kucing

20121214-201610
Wacana ini sudah bergulir di benak saya sejak sebulanan yang lalu. Kadang berasa sangat nyata untuk diwujudkan, situasi mendukung, plan tersusun (hampir) rapi, ada teman sevisi, sempurna! Tapi sesaat kemudian tetiba muncul banyak hambatan, ada rencana lain, plan berubah, dan sebagainya sehingga lebih baik ditunda dulu. Yap, naik dan turun seperti roda kehidupan (halah).
Daripada semakin mengawang-ngawang, lebih baik saya tuliskan disini, sehingga postingan ini bisa menjadi saksi betapa seriusnya saya dalam hubungan ini (apacoba).😛
Dan kali aja bisa ngebantu jadi referensi buat yang pengen kesana, dan kali aja saya beneran jadi kesana..huhu

Berkunjung ke pulau kucing sudah menjadi impian saya sejak, err, like the beginning of time, atau setidaknya semenjak saya tahu tempat seperti ini ada di muka bumi ini. Menurut situs ini, ada 11 pulau kucing yang tersebar di seantero jepang. Tapi, setelah melakukan investigasi mendalam dan menyeluruh, saya berkesimpulan hanya ada dua pulau saja yang benar-benar layak menyandang predikat pulau kucing.
Pada postingan ini akan saya ulas satu persatu, plus plan saya untuk kesana (sebenarnya saya tidak terlalu suka menyusun plan, lebih suka ngikutin plan yang udah ada aja << gabut).

1. Tashirojima (田代島)
Pulau ini terletak di miyagi perfecture, stasiun terdekat untuk mengakses pulau ini adalah Ishinomaki (石巻), sekitar 1,5 jam-an dari Sendai (kata google).
Konon pulau ini dihuni oleh 100an kucing dan sekitar 100 manusia yang kebanyakan sudah kakek-kakek nenek-nenek. Banyak yang membahas pulau ini, seperti blog ini atau video ini.
Oke, sekarang plan nya, kalo saya kesana,

Hari 1 : Berangkat 5.15 dari eki dekat rumah (nagatsuta), pake 18kippu (2370yen), sampai di ishinomaki 15.07. Di ishinomaki jalan-jalan ke museum manga (800yen kalo masuk), trus jalan-jalan ke machinaka market. Malemnya nginap di penginapan sekitar sini (belum nemu, tapi di budgetin 3000yen).. Ada internet cafe 14 menit dr ishinomaki station. Kalo saya ga salah baca, ada paket malem nya 8 jam 1240 (sampe jam 5 pagi), dan non smoking..wow..

Hari 2 : Cao jam 6.30 dari penginapan, main ke Hiyoriyama Park bentar, jangan lupa beli bekal makan siang sama makanan kucing😀 . Jam 9.00 naik ferry ke tashirojima (1230yen) turun di nitoda jam 9.46 (jadwal lengkap kapal ferrynya disini). Puas-puasin maen sama kucing, ke bangunan2 berbentuk kucing, dan liat2 kuil kucing (ohmaigat, ini pulau emang luar biasa banget deh). Jam 15.33 naik ferry lagi ke Ishinomaki (1230yen), muter-muterin kota kecil ini dikit, dan nginap lagi (tarolah 3000yen lagi)

Hari 3 : Cao jam 6.00, pulang ke rumah (nagatsuta) pake 18kippu lagi (2370yen). Kalo udah cape, terus aja nonstop bisa sampe jam 16.30, tapi kalo masih excited, bisa mampir dulu di sendai jalan-jalan misalnya ke rinnoji temple ato sekedar ngeliat downtown sendai, ato jauhan dikit ke yamadera temple. Done.

Total cost (diluar makan) = kira kira 14.000 yen
Plus : ini pulau kucing (yudonsei), banyak bangunan unyu, pernah kena tsunami dan kayaknya masih ada jejak2nya, kemungkinan udah bersalju kalo berangkat akhir desember/awal januari, letaknya di utara (karena ke selatan terlalu mainstream)
Minus :  tempat penginapannya belum nemu (belum serius nyari aja si), suhunya dingin banget takutnya si kucing pada mager (wong ga dingin aja mereka udah pada mager, emang bawaan dari sononya..haha)
Kapan ? Paling mungkin habis trip ke selatan saya (hehe), 26/27 desember 2014 kamo. Tapi bisa lebih fleksibel lagi sepanjang tiket 18kippu bisa dipake (sampe 10januari)

Alternatif : pake bus overnight berangkat jam 12 malam ke sendai (6700yen), sampai sendai jam 6.00 langsung ke ishinomaki (840 yen), beli bekal sama makanan kucing, langsung naik kapal (1230yen) ke pulau jam 9.00. Main sama kucing sampai 15.33, trus naik kapal ke ishinomaki lagi (1230yen), dan langsung ke sendai (840yen). Bisa liat2 sendai yg deket2 stasiun (udah gelap tapi). Jam 12 malam naik bus overnight lg ke tokyo (6200yen) sampai jam 6 pagi. Total cost (diluar makan) : 17.040 yen
++ lebih cepet, gaperlu nyari hotel
— lebih mahal, capek (karena saya suka susah tidur kalo di mobil), ga sempet jalan2 ke tempat2 sekitar

2. Aoshima (青島)
Pulau ini terletak di daerah selatan, Ehime perfecture, stasiun terdekat ke pulaunya Iyo-Nagahama (伊予長浜). Sekitar 1 jam-an dari Matsuyama. Pulau ini konon dihuni 100an kucing juga dan hanya belasan manusia, wow. Tapi di pulau ini katanya benar-benar tidak ada apa-apa selain kucing..hehe. Vending machine, kombini, atau restoran pun katanya tidak ada, jadi benar2 harus bawa bekal yang cukup. Sedikit gambaran, beginilah video penampakan pulau ini.
Dibandingkan plan ke tashirojima, plan ke Aoshima akan menjadi sangat strict, sangat banyak constraint, mulai dari kapalnya, sampai transportasi pulang pergi kesana (mengingat di plan saya ada yg pake pesawat, harganya cuma murah di hari itu). Jadi, kalau saya kesini, tanggalnya pun mau tidak mau juga sangat fix, yaitu 25 Desember 2014. Dan saya akan berangkat dari kyoto (karena tanggal segini rencananya saya sedang dalam trip ke selatan).

Hari 1 – 24 Desember : Jam 6 berangkat dari kyoto ke kobe pake 18kippu (2370yen), sampai kobe jam 7.16 main bentar di harbor land sama meriken park sambil nunggu Earthquake museum (600yen) buka jam 9.30. Lalalala, 14.25 berangkat dari Kobe ke Matsuyama, sampai 22.15 langsung menuju Matsuyama youth hostel (2455yen).

Hari 2 – 25 Desember : cao 5.30 dari hotel, jangan lupa beli bekal dan makanan kucing (tetep), berangkat jam 6 dari matsuyama ke iyonagahama (760yen) sampai jam 07.17. Naik kapal (pp 1360yen) yang jam 8.00, sampai di pulau 8.35. Maen sama kucing sampai kapalnya menjemput lagi jam 16.15. Ini satu-satunya jadwal kapal (lihat disini), makanya strik banget. Sampe iyonagahama, stretching dikit, jam 17.30 langsung cao ke matsuyama airport (1070yen) sampai jam 19.00. Penerbangan ke kansai airport naik peach airline (2850yen) jam 20.35, sampai jam 21.25. Nginap di kansai airport (katanya nyaman kok nginep disini)

Hari 3 – 26 Desember : cao 6.00 dari bandara menuju osaka (1190yen), melanjutkan petualangan😀.

Total cost (diluar makan) : kira-kira 12.655yen
Plus : di selatan, suhunya agak hangatan daripada tashirojima, jadi mungkin kucing-kucingnya lebih semangat, tempat sepertinya lebih alami dan tak tersentuh
Minus : ga ada sideview, beneran cuma kucing doang..haha

———-

Yahaa, ternyata kurang lebih abisnya sama aja, baik dari segi waktu maupun uang. Dan saya masih belum memutuskan mau pake plan yang mana, masih menimbang ini itu dan menunggu ini itu (jangan2 malah gajadi semua..huaaa😥 )
oiya, disclaimer, ini baru plan lho ya, jadi bisajadi infonya ga gitu akurat juga soalnya saya belum mengalami sendiri.
*gambar dari sini

——–

update 21 Desember 2014
Sepertinya plan ini harus menunggu, berdasarkan info dari sini, akhir desember-awal januari sepertinya bukan waktu yang baik untuk kesana😥
sedih, tapi gapapa deh, daripada kecewa nanti.. Sabar ya, kucing-kucing😥

15 thoughts on “Dilema Pulau Kucing

  1. Pingback: Itinerary | an afterthought

  2. Pingback: Shibazakura Trip | an afterthought

  3. Pingback: Shibazakura Trip | an afterthought

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s