Review singkat(?) Garuda Indonesia Rute Domestik

*makin banyak aja tulisan saya tentang review airlines..gapapa, demi popularitas blog..wkwkwk (yakali ada yg baca😛 )
Bagi yang mau ngebaca review maskapai lainnya, douzo : Phillipine Airlines, Asiana Airlines

Sebenarnya ini bukan kali pertama saya naik maskapai garuda, tapi baru niat nulisnya sekarang.
Dari dulu, rute domestik garuda memang terkenal elit, dan elit = mahal haha, karena itu saya emang ga terlalu sering naik garuda, kecuali kalo secara random tiketnya jadi murah (jarang banget sih, tapi peluang itu tetap ada), ato ada yg secara heroik ngebeliin saya tiket..haha

Tersebutlah hari ini (seminggu yang lalu red.) saya ke jakarta naik maskapai ini. Ingin tahu kisahnya? (ad, geuleuh ad!)

Rute : Jambi (DJB) – Jakarta (CGK) – PP
Tanggal : Agustus 2016
Continue reading

Pantai di Tokyo dan sekitarnya

Kalo disuruh milih diantara 4 elemen, tanpa ragu saya bakal milih jadi water bender (siapa juga yg minta lo milih..haha). Dulu pas awal-awal nonton avatar (yg masih di glob*l tv tea), saya sempet cukup delusional dengan kemampuan waterbending ini. Soalnya dari dulu saya emang suka banget main air. Salah satu top post di blog ini juga “Berenang di air hangat” wkwkwk.. Trus dulu pas ngenalin diri di lab, saya menempatkan “play with water and play with cats” sebagai hobi saya (walopun kucing gasuka air, biarlah saya jadi penengah diantara mereka..*apacoba*)

Oke, bek to topik. Jadi ceritanya, dari 5 hari libur obon kemarin (11-15 agustus), 3 diantaranya saya habiskan di pantai..hahaha. (dan ditambah konsolidasi untuk trip ke pantai yg lebih oke).

Nah di tulisan kali ini, saya pengen sedikit mengulas tentang 3 pantai yg saya kunjungi, yang semuanya masih di daerah tokyo dan kanagawa, yaitu : Odaiba, Enoshima, dan Yuigahama.
Continue reading

Review singkat (?) Asiana Airlines

Dengan alasan yg tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya (baca: cari tiket murah😛 ), liburan tahun ini saya balik ke Indonesia menggunakan Asiana Airlines.

Ini pertama kalinya saya menggunakan maskapai ini, jadi mohon maaf kalo reviewnya terlalu subjektif. (Apalagi reviewnya saya bikin sambilan nunggu-nunggu boarding..haha)

Disclaimer : Saya tidak terasosiasi dengan asiana airlines ataupun maskapai rival-rivalnya. Review tidak dalam rangka promosi ataupun black campaign, tapi murni pengalaman pribadi dan mengungkapkan rasa dalam hati (apasih). Jangan diperkarakan ya..hahaha😛

Yang mau baca review maskapai lainnya : Philipines airlines, Garuda Indonesia

Rute Penerbangan : Tokyo (NRT) – Seoul (ICN) – Jakarta (CGK)
Tanggal : 19 Agustus & 3 September 2016
Harga (PP) : 42.240 yen

Continue reading

Peta Tujuan Bus Damri Bandara

Sampai sekarang saya masih ga hapal tempat-tempat di jakarta, jadi suka bingung kalau mau naik damri pilih yang jurusan apa. Ujung-ujungnya biasanya jadi pilih tujuan gambir, terus baru mikir berikutnya harus naik apa..hahaha.
Biar next time saya ga dudul-dudul banget, jadilah saya bikin peta lokasi tujuan bus damri dari bandara. Data tujuannya saya ambil dari website damri, cuma kan kalo kayak tipe-tipe saya tetep aja gapaham nama daerah yang dimaksud itu ada dimana.
Monggo kalo mau akses petanya : bit.ly/petadamri
gambir bandara

 

Adiktif

*bukan adik fiktif (siapa juga yg mikir itu -__- )
**abaikan

Setelah kurang lebih 3 minggu, akhirnya saya berhasil “sembuh” dari keracunan kemaren, Alhamdulillah. Lumayan lega ketika ga ada lagi yg terngiang2 di kepala secara random (dengan frekuensi yg cukup sering – dan bikin emosi ga stabil..wkwk). 

Gimana cara sembuhnya? Gatau juga sih, sejujurnya rasanya saya ga ngapa-ngapain. Let time heal kana..haha. Tapi pada prinsipnya saya emang lumayan cepet bosan sih orangnya, jadi susah untuk addicted dengan sesuatu dalam jangka waktu lama..wkwk

Tapi ga berarti sekarang saya terlepas dari racun-racun yg lain. Terlalu banyak bahan-bahan adiktif di dunia ini emang..haha. Sebenernya (kalo menurut saya), asal bisa dikontrol, harusnya gapapa sih. Jadi kayak sesuatu yg kita seneng aja, tapi ga sampe bikin kecanduan berlebihan (ini mah bukan adiktif ya namanya..haha, ga konsisten). 

Tersebutlah beberapa hari yg lalu saya diperkenalkan dengan lakorn, semacam dorama nya thailand. Dan jadilah sekarang saya addicted dengan lakorn ini (demi apa!). Padahal harusnya saya memperbanyak tontonan bahasa jepang (dorama/anime/acara tv jepang) biar bahasa jepang saya ga stuck disini-sini aja. Tapi apa daya, sekarang udah keburu terpikat dengan lakorn dan bosan dengan dorama (paling bentar lagi juga bosan sendiri dengan lakorn..wkwkwk, lets see).

Dan tersebutlah jumat kemaren Pokemon GO release di jepang. Another racun. Dan hari minggu kemaren, saya bela2in sepedaan ke pusat kota buat berburu pokemon..wkwkwk (gapapa sih sekalian olahraga *pembenaran*). Saya juga jadi ngebelokin dikit rute normal ke kampus biar bisa mampir di pokestop..haha

Jadi, apa pelajaran yg bisa diambil?

Shibazakura Trip

image_explain01_01
Siapa yang ga mewek coba kalo liat foto diatas (foto dari website resminya)?
Hamparan bunga sejauh mata memandang, plus view gunung fuji yg berdiri kokoh di depannya. Shibazakura matsuri namanya, tempat ini masuk kedalam list tiga tempat yang pengen banget saya kunjungi once in a lifetime di jepang (bersanding dengan dengan yuki matsuri di hokkaido dan pulau kucing yang sampai sekarang masih wacana ~_~).

Sayangnya, view kayak gini cuma bisa dilihat setahun sekali, dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja (naon), kurang lebih seminggu. Waktunya tepat banget dengan golden week (libur nasional beberapa hari berturut-turut di jepang). Dan, libur + tempat wisata yang cuma ada setahun sekali, kebayang lah ya orangnya bakalan serame apa. Tapi ya maugimanalagi, ditunggu sampe kapan juga ga bakalan sepi sepi.

Tahun ini, akhirnya saya membulatkan tekad untuk pergi kesana, dan untungnya ada temen yang mau ikutan (plus pada punya kamera bagus semua). Miris banget kan kalo saya kesana sendirian, cuma punya kamera hape, mau selfie sendirian juga malu :(
Tapi, bukan trip namanya kalo ga ada drama nya..haha. Tak terkecuali dengan trip kali ini. Ikut-batal, galau jadwal, dan sebagainya. Namun, segala angin badai ini tetap tidak menggoyahkan keteguhan hati saya untuk pergi (apasih lebay). Kamis, 5 Mei 2016, ditemani 2 orang teman saya dengan kamera pro nya, saya pun berangkat!
Continue reading